2) kebudayaan non-material (nonmaterial culture)
yaitu cara berpikir (kepercayaan, nilai, dan asumsinya yang lain mengenai dunia) dan cara bertindak (pola perilakunya yang umum, termasuk bahasa, gerak isyarat, dan bentuk interaksi lain) suatu kelompok, yang kontras.
Namun kebudayaan mempunyai makna yang luar biasa pentingnya:kebudayaan menyentuh hampir semua segi tentang siapa dan apa kita .Kita datang ke dunia ini tanpa suatu bahasa, tanpa nilai dan moralitas, tanpa ide mengenai agama, perang, uang, cinta, pemanfaatan ruang, dan seterusnya.
 |
'warna kebudayaan' |
Dan selanjutnya menurut Syaiful arif kebudayaan adalah ; kebudayaan dilihat dari aspek formal kebudayaan terletak dalam karya budi yang mentrasformasikan data, fakta, situasi, dan kejadian alam, menjadi sebuah nilai bagi manusia. Inilah aras filosofi dari kebudayaan, yang mana kebudayaan di maknai sebagai penciptaan, penertiban, dan pengolahan nial-nilai insani.
Menurut Edward B. Taylor Kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat .
Berdasarkan berbagai kutipan di atas maka kebudayaan merupan segala bentuk apresiasi nyata masyarakat dan keseluruhan system yang kompleks dan terwujud dengan terciptanya kesenian yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, kemampuan-kemampuan lain yang dapat menjadi sebuah nilai bagi manusia dan diperoleh masyarakat melalui belajar dengan menggunakan akal.