- Belajar ditandai dengan adaya perubahan pengetahuan, sikap, tingkah laku dan ketrampilan yang relatif tetap dalam diri seseorang sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Dengan demikian yang dimaksud belajar adalah jika sesorang mampu menerapkan apa yang dipahami dalam bentuk konkret sesuai dengan tujuan yang diinginkan.
- Belajar terjadi melalui latihan dan pengalaman yang bersifat kumulatif. Artinya, hasil belajar tidak diperoleh secara tiba-tiba, akan tetapi berlangsung melalui proses tahap demi tahap. Hal ini berhubungan dengan kemampuan seseorang, jika anak didik bisa memahami dan menguasai sebuah tahapan proses belajar, maka peserta didik bisa melanjutkan ke proses tahapan selanjutnya. Akan tetapi jika dia belum bisa mengusai suatu tahapan belajar, maka dia akan kesulitan untuk melanjutkan ke proses belajar selanjutnya.
- Belajar merupakan proses aktif – konstruktif yang terjadi melalui mental proses, yang dimaksud mental proses adalah serangkaian proses kognitif seperti persepsi (perception), perhatian (attention), mengingat (memory), berpikir (thinking, reasoning), dan memecahkan masalah (problem solving). Dengan kesadaran tersebut peserta didik akan secara aktif memberikan perhatian, mengingat, berpikir, menafsirkan, mengelompokkan, mengaitkan, mengkonfrontasikan informasi yang diterima berdasarkan apa yang dicapai dan apa yang dia ketahui (pengetahuan lama yang telah didapatkan).

Pengertian Belajar
Sardiman AM, memberikan definisi belajar mengutip dari Harold Spears yang mendefinisikan learning is to observe, to read, to imitate, to try something themselves, to listen, to follow direction, dan Geoch menjelaskan learning is a change in performance as a result of practice. Dari definisi tentang belajar tersebut, maka belajar senantiasa merupakan perubahan tingkah laku atau penampilan, dengan serangkaian kegiatan misalnya dengan membaca, mengamati, mendengarkan, meniru dan lain sebagainya.
Gordon H. Bower menjelaskan makna to learn (berbentuk verb atau kata kerja) adalah to gain knowledge, comprehension, or mastery though experience organization study, to fix in the mind or memory, to acquire through experience, to become informed of, to find out. Belajar bermakna keuntungan pengetahuan, pengertian, atau penguasaan melalui engalaman atau kajian, untuk memperbaiki ingatan atau pikiran, untuk memperoleh pengalaman, untuk menjadi tahu dan menemukan sesuatu.
Sedangkan John P. Miller dalam bukunya The ”Compassionate Teacher”, mempunyai pandangan makna belajar secara tradisional yaitu a traditional view of learning is the process of collecting knowledge, information and skill. Belajar merupakan proses pengumpulan pengetahuan, informasi dan ketrampilan.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, prestasi belajar berarti penguasaan pengetahuan atau ketrampilan yang dikembangkan oleh mata pelajaran, biasanya ditunjukkan dengan nilai-nilai tes atau angka nilai yang diberikan oleh guru. Prestasi belajar ini bisa dibuktikan dan ditunjukkan melalui nilai atau angka nilai dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh pendidik terhadap tugas anak didik dan ulangan-ulangan atau ujian yang ditempuhnya.
Demikianlah
pengertian belajar menurut beberapa pendapat yang juga berkaitan dengan prestasi belajar yang merupakan sebuah produk atau hasil dari sebuah proses kegiatan belajar mengajar dimana untuk menentukan kualitas produk atau hasil tersebut terdapat sistem yang mengatur di dalamnya, dalam hal ini berupa teknik evaluasi belajar. Untuk itu dalam menentukan prestasi belajar perlu adanya acuan yang jelas dan rinci dalam rangka membantu pendidik dan anak
didik untuk mengerti tentang tujuan dan target pembelajaran yang telah ditetapkan.